Minggu, 09 Mei 2010

terluka dalam

hidup ini gila!, katanya
dia terlalu sakit mengenang semua yang dialami..perlahan-lahan membentuk jati diri yang sungguh sulit berubah
dia tak perduli apa kata dia, mereka, semua hanya sekedar persinggahan yang tak masuk pikiran..
dia hanya berpikir bahwa "aku, aku ini aku..apa adanya...persetan dengan semua..lebih baik selesaikan dengan cara tak terhormat dan menjadikan musuh!"
dia tak perduli lagi apa kau kawan dan lawan..hatinya hanya terbesit untuk dirinya sendiri..sedikit kata mengguncangnya maka tak segan dia membalasnya dengan makian tanpa memikirkan perasaan.
dia terlalu egois untuk mau memaafkan, dia terlalu keras untuk mau menerima keadaan,dia terlalu tajam untuk berkata-kata.
tak sadar diri, begitu katanya...terpisah jauh dari pelukan sang ayah bunda membuatnya menjadi seorang tak terkendali..dia tidak lagi bisa menghargai orang lain sebab diri sendiri pun tak dia pedulikan
mungkin dia hanya berkata-kata baik hanya sekedar saja, namun hatinya yang busuk itu tak mungkin tertutupi
kata-kata kasarnya, makiannya, kata-kata yang menusuk tajam membuatnya tersingkir dari komunitas yang ada
bahkan sahabat dapat dia jadikan musuh.. "aku masih punya banyakk teman selain kauuu..." begitu teriaknya yang tanpa sadar kata-kata itu menyayat hati....dia pikir dia bisa tanpa mereka..dia pikir dia bisa tegar dengan keinginan egoistis praktis yang dia jalani...

ya..untuk sekarang...aku tidak tahu nanti..aku tetap berharap suatu saat kau akan berubah,tapi mungkin tidak sekarang...mungkin nanti.

jakarta,19 april 2020
11.38am

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

mohon untuk tidak memberi komentar yang menyinggung SARA dan Spam. Terima Kasih pembaca ^^